JAWABAN
SOAL PERNAFASAN
1.
Sebutkan alat-alat pernafasan !
2.
Jelaskan Struktur trakea !
Panjang trakea sekitar 8 - 10
cm, dengan diameter sekitar 1,5 cm. Struktur trakea berupa pipa udara, tersusun atas otot polos dan kartilagoberbentuk huruf C sebagai penyokong. Bagian dalam licin dilapisi selaput lendir dan mempunyai sel-sel bersilia.
3. Jelaskan
bagian-bagian paru-paru manusia !
Paru-paru ada dua dan merupakan alat
pernapasan utama. Paru-paru terletak dalam rongga dada. Letaknya di sebelah
kanan dan kiri serta di tengahnya dipisahkan oleh jantung. Jaringan paru-paru
mempunyai sifat elastik, berpori, dan seperti spon. Apabila diletakkan di dalam
air, paru-paru akan mengapung karena mengandung udara di dalamnya.
Paru-paru dibagi menjadi beberapa belahan atau
lobus. Paru-paru kanan mempunyai tiga lobus dan paru-paru kiri dua lobus.
Setiap lobus tersusun atas lobula. Paru-paru dilapisi oleh selaput atau membran
serosa rangkap dua disebut pleura. Di antara kedua lapisan pleura itu terdapat eksudat untuk
meminyaki permukaannya sehingga mencegah terjadinya gesekan antara paru-paru
dan dinding dada yang bergerak saat bernapas. Dalam keadaan sehat kedua lapisan
itu saling erat bersentuhan. Namun dalam keadaan tidak normal, udara atau
cairan memisahkan kedua pleura itu dan ruang di antaranya menjadi jelas. Tekanan
pada rongga pleura atau intratoraks lebih kecil daripada tekanan udara luar (±
3–4 mmHg). Di bagian dalam paru-paru terdapat gelembung halus yang merupakan perluasan
permukaan paru-paru yang disebut alveolus dan jumlahnya lebih kurang 300 juta
buah. Dengan adanya alveolus, luas permukaan paru-paru diperkirakan mencapai 160
m2 atau 100 kali lebih luas daripada luas permukaan tubuh.
4.
Jelaskan pernafasan luar
(external) dan pernafasan dalam (internal) !
Pernapasan luar
adalah pertukaran udara yang terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah
dalam kapiler, sedangkan pernapasan dalam adalah pernapasan yang terjadi antara
darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh.
5.
Bandingkan komposisi udara
keluar masuk paru-paru !
6.
Frekuensi Pernafasan
Faktor yang mempengaruhi kecepatan frekuensi pernapasan adalah:
Faktor yang mempengaruhi kecepatan frekuensi pernapasan adalah:
1. Usia
Balita memiliki frekuensi pernapasan
lebih cepat dibandingkan manula. Semakin bertambah usia, intensitas pernapasan
akan semakin menurun
2. Jenis kelamin.
Laki-laki memiliki frekuensi pernapasan
lebih cepat dibandingkan perempuan
3. Suhu tubuh
Semakin
tinggi suhu tubuh (demam) maka frekuensi pernapasan akan semakin cepat.
di Lingkungan yang panas tubuh mengalami peningkatan metabolisme untuk mempertahankan suhu agar tetap stabil. Untuk itu tubuh harus lebih banyak mengeluarkan keringat agar menurunkan suhu tubuh. Aktivitas ini membutuhkan energi yang dihasilkan dari peristiwa oksidasi dengan menggunakan oksigen sehingga akan dibutuhkan oksigen yang lebih banyak untuk meningkatkan frekwensi
di Lingkungan yang panas tubuh mengalami peningkatan metabolisme untuk mempertahankan suhu agar tetap stabil. Untuk itu tubuh harus lebih banyak mengeluarkan keringat agar menurunkan suhu tubuh. Aktivitas ini membutuhkan energi yang dihasilkan dari peristiwa oksidasi dengan menggunakan oksigen sehingga akan dibutuhkan oksigen yang lebih banyak untuk meningkatkan frekwensi
4. Posisi tubuh
Frekuensi
pernapasan meningkat saat berjalan atau berlari dibandingkan posisi diam. frekuensi
pernapasan posisi berdiri lebih cepat dibandingkan posisi duduk. Frekuensi
pernapasan posisi tidur terlentar lebih cepat dibandingkan posisi tengkurap
5. Aktivitas
Semakin tinggi aktivitas, maka frekuensi
pernapasan akan semakin cepat
7. Volume udara pernafasan
1.
Udara
pernapasan biasa (volume tidal) --> UP
·
Merupakan
udara yang masuk dan keluar paru-paru pada saat pernapasan biasa.
·
Volume
udara yang masuk dan keluar sebanyak 500 ml
2.
Udara
cadangan inspirasi (udara komplementer) --> UK
·
Merupakan
udara yang masih dapat dimasukkan ke dalam paru-paru secara maksimal, setelah
melakukan inspirasi normal.
·
Besarnya
udara komplementer adalah 1500 ml
3.
Udara
cadangan ekspirasi (udara suplementer) --> US
·
Merupakan
udara yang masih dapat dikeluarkan dari paru-paru secara maksimal setelah
melakukan ekspirasi biasa.
·
Besarnya
udara suplementer adalah 1500 ml
4.
Udara
residu --> UR
·
Merupakan
udara yang tersisa di dalam paru-paru, yang berfungsi untuk menjaga agar
paru-paru tetap dalam keadaan mengembang.
·
Besarnya
udara residu adalah 1000 ml.
5. Volume udara
pernapasan
·
Volume udara pernapasan berkisar 500 -
3500 ml
·
Dari
500 ml udara yang dihirup, hanya 350 ml yang sampai di alveolus, sisanya hanya
sampai saluran pernapasan.
·
Jumlah
oksigen yang diperlukan sehari untuk tiap individu sebesar 300 cc.
6. Kapasitas vital
paru-paru
1. Kapasitas vital Paru paru : KVP
1. Kapasitas vital Paru paru : KVP
·
Merupakan
kemampuan paru-paru mengeluarkan udara secara maksimal setelah melakukan
inspirasi secara maksimal.
·
Kapasitas
paru-paru dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:
KVP
= UP + UK + UC
Berdasarkan rumus di
atas kapasitas vital paru-paru adalah sebesar 4750 ml
2. Volume Total Paru
parul –VTP
·
Merupakan
udara yang dapat tertampung secara maksimal di paru-paru secara keseluruhan.
·
Kapasitas
total paru-paru dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:
VTP
= KVP + UR
Berdasarkan rumus di
atas dapat dihitung kapasitas total paru-paru adalah sebesar 4500 ml
8. Penyakit pada paru-paru
-Asma/sesak napas, penyempitan saluran
napas akibat otot polos pembentuk dinding saluran terus berkontraksi,
disebabkan alergi atau kekurangan hormon adrenalin.
-Asfiksi, gangguan pengangkutan dan penggunaan oksigen oleh jaringan akibat tenggelam, pneumonia, keracunan CO.
-Asidosis, akibat peningkatan kadar asam karbonat dan asam bikarbonat dalam darah
-Wajah adenoid (wajah bodoh), penyempitan saluran napas karena pembengkakan kelenjar limfa (polip), pembengkakan di tekak (amandel).
-Pneumonia, radang paru-paru akibat infeksi bakteri Diplococcus pneumonia.
-Difteri, penyumbatan faring/laring oleh lendir akibat infeksi bakteri Corynebacterium diphteriae
-Emfisema, menggelembungnya paru-paru akibat perluasan alveolus berlebihan.
-Tuberculosis (TBC), penyakit paru-paru akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosa.
-Peradangan pada sistem pernapasan :
-Asfiksi, gangguan pengangkutan dan penggunaan oksigen oleh jaringan akibat tenggelam, pneumonia, keracunan CO.
-Asidosis, akibat peningkatan kadar asam karbonat dan asam bikarbonat dalam darah
-Wajah adenoid (wajah bodoh), penyempitan saluran napas karena pembengkakan kelenjar limfa (polip), pembengkakan di tekak (amandel).
-Pneumonia, radang paru-paru akibat infeksi bakteri Diplococcus pneumonia.
-Difteri, penyumbatan faring/laring oleh lendir akibat infeksi bakteri Corynebacterium diphteriae
-Emfisema, menggelembungnya paru-paru akibat perluasan alveolus berlebihan.
-Tuberculosis (TBC), penyakit paru-paru akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosa.
-Peradangan pada sistem pernapasan :
·
bronchitis,
radang bronkhus.
·
laringitis,
radang laring
·
faringitis,
radang faring
·
pleuritis,
radang selaput paru-paru
·
renitis,
radang rongga hidung
·
sinusitis,
radang pada bagian atas rongga hidung (sinus)
9. Mekanisme
Pernafasan pada manusia !
Mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam, yaitu pernapasan
dada dan pernapasan perut. Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan.
a.
|
Pernapasan Dada
Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
|
||||
b.
|
Pernapasan Perut
Pernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenya melibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada.
Mekanisme pernapasan perut dapat dibedakan menjadi dua tahap
yakni sebagai berikut.
|
10. Mengidentifikasikan
kandungan karbondioksida dalam nafas yang dihembuskan
11. Bagaimana pertumbuhan pita suara ?
Selama
pubertas, testikel anak laka-laki menghasilkan hormon testosteron yang
meningkat, sehingga pita suara, yang terletak di kerongkongan, menjadi semakin panjang.
Pita suara yang semakin panjang menyebabkan nada suara semakin rendah, sehingga
terdengar semakin dalam. Testonteron juga merangsang perubahan fisik lain yang
berhubungan dengan pubertas, termasuk pembesaran penis dan testis, pertumbuhan
rambut wajah dan kemaluan, peningkatan massa dan kekuatan otot, dan peningkatan
tinggi badan.
12. Bagaimana pernafasan perut membuat
tubuh rileks ?
Latihan pernafasan dengan menahan dan menekan nafas di bawah perut (abdominal pressing) merupakan aktifitas pelatihan otot-otot daerah perut. Kegiatan tersebut dapat membakar timbunan cadangan lemak yang dapat mengganggu penampilan (perut gendut dan selulit). Disisi lain akan diperoleh meningkatnya kemampuan dan kapasitas vital paru-paru, meningkatnya Hb darah, meningkatnya elasitas/kelenturan pembuluh darah, tekanan darah cenderung menuju normal. Hal ini akan memperlancar pendistribusian zat makanan dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, juga akan mempermudah pembuangan sisa-sisa pembakaran. Dengan lancarnya jalur ini kotoran-kotoran seperti kolesterol dan lemak yang berlebihan akan mudah tersingkir dan mengurangi kemungkinan “panas dalam”. Dengan kata lain tubuh menarik (langsing berisi) dapat diperoleh melalui senam pernafasan ini, dengan catatan latihan harus rutin dan diimbangi dengan pola makan yang benar. Pelatihan gerakan melalui jurus-jurus memiliki keistimewaan mengencangkan otot-otot sebagai penunjang penampilan.
Pengenalan terapi senam pernafasan yang menyertakan do’a (menurut keyakinannya masing-masing) dalam pemusatan kosentrasi dapat meningkatkan ketenangan batin /kedamaian yang dapat tersiratkan dalam pancaran wajah yang bersinar (memiliki aura cerah) jauh dari stress, murung, emosi dan keputusasaan yang sering terwujudkan wajah kusam kurang menarik.
Latihan pernafasan dengan menahan dan menekan nafas di bawah perut (abdominal pressing) merupakan aktifitas pelatihan otot-otot daerah perut. Kegiatan tersebut dapat membakar timbunan cadangan lemak yang dapat mengganggu penampilan (perut gendut dan selulit). Disisi lain akan diperoleh meningkatnya kemampuan dan kapasitas vital paru-paru, meningkatnya Hb darah, meningkatnya elasitas/kelenturan pembuluh darah, tekanan darah cenderung menuju normal. Hal ini akan memperlancar pendistribusian zat makanan dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, juga akan mempermudah pembuangan sisa-sisa pembakaran. Dengan lancarnya jalur ini kotoran-kotoran seperti kolesterol dan lemak yang berlebihan akan mudah tersingkir dan mengurangi kemungkinan “panas dalam”. Dengan kata lain tubuh menarik (langsing berisi) dapat diperoleh melalui senam pernafasan ini, dengan catatan latihan harus rutin dan diimbangi dengan pola makan yang benar. Pelatihan gerakan melalui jurus-jurus memiliki keistimewaan mengencangkan otot-otot sebagai penunjang penampilan.
Pengenalan terapi senam pernafasan yang menyertakan do’a (menurut keyakinannya masing-masing) dalam pemusatan kosentrasi dapat meningkatkan ketenangan batin /kedamaian yang dapat tersiratkan dalam pancaran wajah yang bersinar (memiliki aura cerah) jauh dari stress, murung, emosi dan keputusasaan yang sering terwujudkan wajah kusam kurang menarik.
Hasil yang diperoleh
setelah beberapa kali melakukan senam pernafasan ini akan langsung kelihatan,
tubuh menjadi segar bergairah, nafas bertambah longgar dengan tercermin pada
wajah yang bersinar, otot-otot menjadi kencang dan liat. Dan juga jangan kaget
bila hasilnya ganda, misalnya tidak hanya percaya diri dalam penampilan tetapi
juga sekaligus menyembuhkan penyakit-penyakit yang diderita dan meningkatkan
daya tahan tubuh.
13. Apa manfaat berlatih bernafas ?
·
Meningkatkan fungsi paru-paru
·
Meningkatkan aliran limfatik (getah
bening)
·
Meredakan stress
·
Mempercepat penurunan berat badan
14. Mengamati kemungkinan dampak asap rokok pada paru-paru
1. Kanker Paru – Paru .
Sekitar 30.000 orang di inggris
meninggal karena kanker paru –paru setiap tahun. Lebih dari 8 di
dalam 10 kasus berhubungan langsung dengan rokok.
2. Chronic obstructive pulmonari
disease ( COPD atau
penyakit paru obstruktif yg menahun ).
Sekitar 25.000 orang di inggris seperti di laporkan
patient.co.uk meninggal setiap tahun karena penyakit paru –paru yg tergolong
serius. Lebih dari 8 dari 10 kasus ini yg meninggal langsung
berhubungan dengan merokok.
3. Penyakit
jantung.
Ini merupakan pembunuh terbesar di inggris. Sekitar
120.000 orang meninggal di inggris setiap tahun karena penyakit jantung.
Sekitar 1 dari 7 kematian karena merokok.
4. Kanker
lainnya.
Berbagai jenis kanker seperti mulut , hidung,
tenggorokan, larynx ( organ suara ), kantong empedu, serviks,darah ( Leukimia )
dan ginjal semua umum terjadi pada para perokok;
5. Sirkulasi
Senyawa kimia dalam tembakau dapat
merusak garis pembuluh darah dan mempengfaruhi kadar lipid ( lemak ) dalam
aliran darah. Hal itu meningkatkan resiko ateroma ( pengerasan arteri ).
Ateroma merupakan penyebab utama penyakit jantung, stroke, sirkulasi darah di
kaki terhambat, aneurysms ( arteri bangkak yg dapat menyebabkan pendarahan
internal ).
6. Problem seksual
Perokok lebih mungkin menjadi impoten
atau mengalami kesulitan mempertahankan ereksi di usia setengah baya, jika di
bandingkan dengan yg bukan perokok. Ini dikaitkan dengan kerusakan pembuluh
darah di dalam penis yg di sebabkan merokok.
7. Penuaan
Perokok cenderung mengembangkan
’’garis–garis’’ pada wajahnya di usia lebih dini di bandingkan mereka yg bukan
perokok.
8. Kesuburan
Kesuburan berkurang di dalam perokok ( baik pria maupun wanita ).
9. Menopause.
Rata-rata, wanita perokok mengalami menopause dua tahun lebih awal dibanding bukan perokok.
10. Kondisi lain yg diperburuk oleh merokok, meliputi
asma, demam, flu, infeksi dada, TBC, diabetes, hipertiroidisme, dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar